Sintang, 5 Agustus 2024 – Direktur Career Development Unit (CDU) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Pontianak, Muhammad Holil menjadi salah satu narasumber dalam acara paparan dan launching Program Tim Kolaborasi Pendampingan UMKM yang diadakan Oleh Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Sintang. Acara yang Berlangsung di Aula Kantor Bupati Kabupaten SIntang ini dibuka oleh Wakil Bupati Kabupaten Sintang serta dihadiri oleh Kepala Dinas dan Kepala Bidang Koperasi dan UKM Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Sintang.
Acara tersebut juga dihadiri oleh berbagai pihak yang tergabung dalam Tim Kolaborasi Pendampingan UMKM, Seperti Perbankan, dinas terkait, PLN, BUMN, NGO, LSM, dan organisasi masyarakat seperti HIMPI dan Komunitas Usaha Lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung perkembangan UMKM di Kabupaten Sintang.
Dalam paparannya, Muhammad Holil memaparkan metode pendampingan UMKM dengan pendekatan Pentahelix. “Metode Pentahelix sendiri merupakan metode yang mengintegrasikan lima elemen utama, yaitu pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, komunitas, dan media. Dengan pendekatan ini, kami berharap dapat menciptakan sinergi yang kuat dan berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan UMKM di Kabupaten Sintang,” ujar Holil.

Holil yang Juga merupakan Instruktur dari Lembaga Kursus dan Pelatian Apila Indonsia menekankan pentingnya kolaborasi antar berbagai pihak untuk mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan UMKM. “Kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, akademisi, dan komunitas masyarakat sangat penting untuk menciptakan ekosistem yang mendukung UMKM. Dengan dukungan yang tepat, UMKM dapat berkembang lebih cepat dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian daerah,” tambahnya.
Tak Hanya itu dalam Paparannya kepada Tim Kolaborasi Holil Mendorong Terbentuknya UMKM Center di Kabupaten Sintang sebagai Pusat aktifitas untuk mendukung pemberdayaan UMKM dari Berbagai Aspek yang bertujuan untuk membantu UMKM dalam berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian

Wakil Bupati Kabupaten Sintang Melkianus, S.Sos dalam sambutannya menyampaikan, “Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini dan berharap program pendampingan ini dapat memberikan dampak positif bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Sintang. Dengan dukungan dari berbagai pihak, kami yakin UMKM di daerah ini dapat berkembang dan berdaya saing.”
Setelah sesi paparan dan launching, acara dilanjutkan dengan pelatihan digital marketing yang bertujuan untuk memanfaatkan media sosial sebagai media promosi UMKM. Pelatihan tersebut berlangsung selama Tiga hari dengan harapkan dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan baru bagi para pelaku UMKM dalam mempromosikan produk dan jasa mereka secara efektif di era digital.
Kegiatan ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, akademisi, dan berbagai organisasi dalam mendukung pengembangan UMKM. Muhammad Holil dan narasumber lainnya berharap bahwa melalui program ini, UMKM di Kabupaten Sintang dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru yang akan membantu mereka tumbuh dan berkembang.
Penulis : Erika SM
Editor : Holil
