Belajar dari Dapur Siantan: Mahasiswi Jalani Magang Kuliner di Usaha Corndog Mozzarella

Pontianak, 14 Juli 2025 — Pada bulan Juli 2025, seorang mahasiswi menjalani bulan kedua masa magangnya di salah satu usaha kuliner kekinian, Corndog Mozzarella, yang berlokasi strategis di kawasan Siantan, tepat di depan wilayah Pontianak Utara. Usaha ini dikenal sebagai salah satu pelopor makanan cepat saji ala Korea di daerah tersebut, dengan harga terjangkau mulai dari Rp8.000.

Outlet ini beroperasi setiap sore hingga malam, mulai pukul 16.45 hingga sekitar pukul 22.00 WIB. Selama magang, mahasiswi tersebut aktif terlibat langsung dalam proses manajemen dapur. Mulai dari menyiapkan bahan seperti sosis dan keju, membuat adonan tepung yang menghasilkan tekstur renyah, hingga menggoreng corndog hingga berwarna kuning keemasan (golden brown) — seluruh proses tersebut menjadi bagian dari pengalaman hariannya.

Menjelang tutup setiap malam, dilakukan evaluasi sederhana terhadap data penjualan harian. Dari hasil pengamatan selama magang, topping favorit pelanggan ternyata adalah cokelat dan tiramisu — dua varian rasa yang menjadi best seller dan menunjukkan tren minat pasar yang manis dan inovatif.

Magang ini tidak hanya menjadi ajang untuk mengasah keterampilan kuliner, tetapi juga membuka wawasan mengenai strategi pemasaran makanan cepat saji di kawasan lokal. Mahasiswi tersebut mempelajari langsung bagaimana sebuah produk ala Korea dapat diterima masyarakat lokal dengan pendekatan rasa, harga, serta lokasi usaha yang tepat.

“Saya mendapatkan banyak pengalaman di sini. Tidak hanya belajar membuat corndog, tetapi juga bagaimana usaha ini dikelola secara efisien dan menarik bagi konsumen,” ujarnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemilik usaha, Ibu Waimah, atas bimbingan dan dukungan selama masa magang berlangsung.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Ibu Waimah yang telah membimbing saya dari awal hingga saat ini. Banyak ilmu baru yang saya peroleh, baik dari sisi dapur maupun strategi usaha,” tambahnya.

Melalui pengalaman ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memahami praktik bisnis skala UMKM, tetapi juga dapat mengambil pelajaran nyata dari lapangan yang bermanfaat untuk karier dan kewirausahaan di masa depan.

Penulis: Siti Amalia

Editor: Erika