Pontianak, 13 Juli 2025 – Bukan sekadar menyeduh kopi, Tomi mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah FEBI IAIN Pontianak, justru menemukan banyak pelajaran hidup dan bisnis saat menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di sebuah kedai kopi kekinian, Para Space Coffee. Selama hampir tujuh minggu, terhitung sejak awal Juni 2025, Tomi menyelami dunia usaha dari balik meja barista—tempat di mana teori ekonomi bertemu langsung dengan praktik nyata. Dari menyusun pesanan hingga mengelola transaksi, semuanya menjadi bagian dari pembelajaran lapangan yang tidak diajarkan di bangku kuliah.
“Dulu saya canggung. Tapi sekarang, menangani antrean panjang, melayani pelanggan, sampai memastikan alur kerja bar tetap lancar di jam sibuk, sudah jadi rutinitas,” cerita Tomi.
Di bulan Juli ini, Tomi mengaku makin mantap menghadapi berbagai tantangan kerja. Salah satu pengalaman paling berkesan adalah ketika ia dipercaya membantu merancang sistem antrean saat akhir pekan. Meski sederhana, sistem itu ternyata efektif mengurangi antrean yang sering membludak saat malam minggu. Tak hanya soal pelayanan, Tomi juga menyerap banyak ilmu seputar pengelolaan usaha kecil—mulai dari strategi promosi sederhana lewat media sosial, pengelolaan waktu kerja, hingga membangun hubungan dengan pelanggan. Ia menyadari bahwa kunci bertahannya sebuah bisnis bukan hanya pada produk, tapi pada pengalaman yang ditawarkan.
“Bisnis kopi itu bukan cuma soal rasa. Ini soal pengalaman, kedekatan, dan kepercayaan pelanggan. Dan itu saya pelajari dari sini,” tambahnya.
Menurutnya, pengalaman PKL ini jadi semacam laboratorium nyata bagi mahasiswa Ekonomi Syariah. Nilai-nilai syariah seperti jujur, amanah, tanggung jawab, dan kerja keras bisa langsung diterapkan dalam dinamika kerja sehari-hari.
PKL Mandiri ini adalah bagian dari semangat Merdeka Belajar yang diusung oleh FEBI IAIN Pontianak. Mahasiswa diberi kebebasan memilih tempat praktik sesuai minat dan passion, dengan harapan mampu memperkuat soft skill dan kesiapan menghadapi dunia profesional. Dengan masa PKL yang akan berakhir pada 19 Juli mendatang, Tomi berharap seluruh ilmu dan pengalaman ini bisa jadi bekal berharga untuk membangun usaha sendiri atau berkontribusi di sektor ekonomi kreatif berbasis nilai-nilai Islam.
Penulis : Tomi
Editor: Erika SM
