Cetak Lukusan Kompetitif dan Siap Kerja, FEBI IAIN Pontianak Gandeng Disnaker Provinsi Kalbar

PONTIANAK – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Pontianak menjajaki kolaborasi strategis dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat untuk memperkuat kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja. Penjajakan tersebut dilakukan melalui audiensi pada Jumat (9/10/2026) dengan fokus pada pengembangan kompetensi, program magang, pemetaan kebutuhan tenaga kerja, serta perluasan peluang penyerapan lulusan.

Audiensi tersebut dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat, Drs. Ahmad Priyono, M.M., bersama Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja, Fatmawati, M.Pd. Sementara itu, dari FEBI IAIN Pontianak hadir Dekan Dr. Luqman, S.HI., M.Si., Wakil Dekan I Dr. Ita Nurcholifah, Wakil Dekan II Verdianti, M.Sc., Ak., serta perwakilan staf Tenaga Kependidikan, Dewi Puryanti,M.E.

Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat keterhubungan antara perguruan tinggi dan dunia kerja. FEBI memandang bahwa tantangan pendidikan tinggi tidak hanya terletak pada menghasilkan lulusan yang memiliki kualifikasi akademik, tetapi juga memastikan mahasiswa dibekali kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri, dunia usaha, dan sektor UMKM.

Dalam audiensi tersebut, FEBI menyampaikan sejumlah agenda kerja sama strategis. Pertama, pengembangan sistem kesiapan kerja mahasiswa melalui penguatan keterampilan, pelatihan, dan program magang. Kedua, riset labor market dan industry outlook untuk memetakan kebutuhan tenaga kerja serta kompetensi yang dibutuhkan oleh industri dan UMKM. FEBI juga merencanakan forum diskusi tingkat Kalimantan Barat dengan melibatkan sektor perbankan dan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Agenda berikutnya adalah penjajakan sinergi dalam penyelenggaraan Job Fair yang direncanakan pada November 2026. Selain itu, FEBI mendorong implementasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berorientasi pada program nyata, dengan indikator capaian dan manfaat yang terukur bagi kedua pihak.

Dekan FEBI IAIN Pontianak, Dr. Luqman, S.HI., M.Si., menekankan pentingnya kolaborasi yang tidak berhenti pada penandatanganan dokumen kerja sama, tetapi diwujudkan melalui program yang memberikan dampak langsung bagi mahasiswa dan masyarakat.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat, Drs. Ahmad Priyono, M.M., menyambut baik agenda kolaborasi yang disampaikan FEBI. Ia menyoroti persoalan mismatch, yakni ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan dan kebutuhan dunia kerja, yang menjadi salah satu tantangan dalam penyiapan tenaga kerja.

“Kerja sama ini sangat penting karena Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat berfokus menurunkan tingkat pengangguran, sementara pihak kampus berkepentingan agar alumninya terserap kerja. Sinergi ini akan segera kami tindak lanjuti,” tegas Ahmad Priyono.

Melalui penjajakan ini, FEBI IAIN Pontianak berharap terbangun kemitraan yang berkelanjutan dengan pemerintah daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat relevansi pendidikan tinggi, meningkatkan daya saing lulusan, dan memperluas kontribusi FEBI terhadap pembangunan ekonomi Kalimantan Barat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top