FEBI Dukung Pekan Bakti Mahasiswa 2020 IAIN Pontianak

PONTIANAK – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak mengadakan kegiatan Pekan Bakti Mahasiswa (PBM) 2020 dengan tema “Ayo Mengabdi Untuk Desa Mandiri”. Acara pembukaan dilaksanakan pada Kamis (13/02/2020) bertempat di gedung Sport Centre IAIN Pontianak.

Jika dilihat dari jumlah peserta di tahun sebelumnya, tahun 2020 ini mengalami peningkatan. Menurut Chaerul Hatami selaku Ketua Panitia PBM 2020 sebanyak 1.012 mahasiswa yang telah mendaftarkan diri sebagai peserta PBM.

“Sampai saat ini, sebanyak 1.012 mahasiswa yang sudah mendaftar sebagai peserta PBM 2020. Ini merupakan rekor bagi kami bahwa peserta kegiatan PBM 2020 bisa mencapai lebih dari seribu”, kata Chaerul.

Dalam pidato pembukaan yang disampaikan oleh Rektor IAIN Pontianak Dr. H. Syarif, S.Ag., M.Ag menyatakan bahwa mulai tahun ini kegiatan Pekan Bakti Mahasiswa wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa baru.

“Bila ada mahasiswa yang tidak mengikuti kegiatan PBM, maka tidak akan diberikan sertifikat PBAK (Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan). Rencananya akan diadakan kegiatan PBM susulan bagi yang belum ikut”, ujar beliau.

Sementara itu, Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa M. Ali Fahmi menghimbau kepada seluruh mahasiswa yang ikut serta dalam PBM 2020 ini untuk melakukan edukasi dan dakwah tentang perekonomian di era globalisasi agar mengangkat perekonomian masyarakat desa.

“Saya harap para mahasiswa IAIN Pontianak dapat menjaga etika dan akhlaknya ketika melakukan edukasi dan dakwah tentang perekonomian saat ini kepada masyarakat desa”, kata Ali.

Selain itu, Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Kelembagaan dan Kerjasama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Pontianak Yulia, SE.I., M.Ag menyatakan dukungannya terhadap kegiatan ini agar dapat merealisasikan salah satu misi IAIN Pontianak.

“FEBI sangat mengapresiasi kegiatan PBM ini, dimana dalam pelaksanaannya mendukung program institut untuk mewujudkan salah satu misi IAIN Pontianak yaitu membentuk akademisi yang berakhlak mulia, mandiri, dan bermanfaat bagi bangsa dan kemanusiaan”, tuturnya.

Pelaksanaan kegiatan ini dijadwalkan mulai tanggal 15-20 Februari 2020. Rencananya seluruh peserta nantinya akan dibagi menjadi beberapa kelompok yang disebar ke 58 posko.(monica)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *