Pentas Minat dan Bakat FEBI Sukses

Pontianak (iainptk.ac.id) — Gebyar pentas minat dan bakat, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) sukses digelar. Acara itu dilaksanakan di Gedung Tower B, Jum’at (01/11/2019) malam.

Kegiatan yang meriah itu dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga Dr. Firdaus Achmad. Turut dihadiri oleh unsur pimpinan ditingkat fakultas dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Pontianak.

Gebyar pentas minat dan bakat, FEBI dirangkai dengan beberapa event Pemilihan Duta Prodi dan Fakultas; Perlombaan stund up komedi; Cipta karya puisi, Busana daerah, penampilan minat dan bakat dari Dema, UKM, UKK, HMPS.

Dalam peningkatan kualitas dan kompetisi akademik, kompetensi kemahasiswaan, pelayanan administrasi keuangan dalam rangka bisnis UKM yang berada di ormawa FEBI. Fakultas ini diharapkan tidak hanya matang dalam kajian ekonomi. Tetapi juga pada aspek pentas seni.

Dekan FEBI Fachrurrazi menyatakan, “Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah bahu membahu agar terselenggaranya kegiatan ini. Terimakasih juga karena telah mengisi tempat dengan segala bentuk produk unggulan untuk disajikan di lingkungan IAIN Pontianak. Mahasiswa yang hadir pada kesempatan ini menjadi contoh, terus memiliki nilai, sehingga tumbuh peminatakan yang tadinya belum ada dan sebelumnya belum mengetahui minat, saling mengenal diharuskan banyak mengasah, mengukur”. ucapnya bersemangat.

“Fakultas FEBI terdiri 4 prodi yakni perbankan syariah, akuntasi syariah, ekonomi syariah dan manajemen bisnis syariah. 4 prodi ini adalah prodi unggulan bagi mahasiswa yang berada perguruan timggi. Kami bertekat dapat menambah prodi baru di masa akan datang. Untuk kemudian dapat menyaksikan, menghadirkan anak bangsa yang cerdas, relegius yang memiliki visi kedepan terukur yang lebih baik yang sesuai dengan kaidah Al-qur’an memiliki kompentsi profesionalitas. Kegiatan ini diharapkan bisa ditingkatkan. Mahasiswa harus mencari dan menemukan pasion. Sampaikan kepada HMPS dan bisa diakomodir oleh prodi” jelasnya.

Walikota Pontianak melalui Kepala Dinas Pendidikan menyambut baik pentas minat dan bakat. Ia juga memberikan apresiasi kepada rektor, dekan yang telah menyelenggarakan ini untuk menyalurkan dan semangat inovasi dari mahasiswa.

“Malam ini terdapat penyaluran ekonomi kreatif, dimana kita ekonomi kreatif memasuki industri 4.0 perlu dikembangkan. cara-cara tradisional perlu dikembangkan. Meskipun perkembangan zaman sudah maju namun tradisi itu tetap bertahan. Tempat segala kreatifitas mahasiswa untuk maju bersama, memberikan kepada pemanfaatan ummat. Kerjasama dibangun dengan baik”, ungkapnya.

Kedepan diharapkan bisa menunjang pembangunan yang lebih baik untuk Kota Pontianak. Kota Pontianak mendapat predikat IPM tertingi di tingkat Propinsi Kalimantan Barat, salah satu bentuk kontribusinya adanya IAIN Pontianak, mengingat indikator, yang ikut mencerdaskan anak bangsa.

Dr. Firdaus Achmad,M.Hum., selaku Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga yang hadir dalam pembukaan tersebut mengungkapkan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dari pertama sebelum ada pemekaran terkenal sebagai pelopor dosen, mahasiswa pembuat masalah. Karena seringkali melaksanakan kegiatan di malam hari. Kedepan dekan, wakil dekan, dan jajarannya mesti dikenal aktivitas, mesti dikenal dengan prestasi. Baik prestasi akademik maupun prestasi non akademik” tuturnya.

”Bahwa IAIN Pontianak bukan hanya siap bersaing dengan perguruan tinggi lain yang berada di Kalimantan Barat. Oleh karena pemerintah kota melalui kantor pendidikan dan kebudayaan yang berperan aktif, membutuhkan terkait penelitian dengan karya ilmiah dan hal yang mengarah akademik, tidak akan kecewa bila menggandeng IAIN Pontianak”. ucapnya.

Dr. Firdaus menambahkan, menurut data IAIN Pontianak, belum melahirkan professor baru. Tetapi HAKI HAK CIPTA KARYA Intelektual (HAKI) dosen melebihi dengan dosen perguruan tinggi lain. Bahkan ada salah satu perguran tinggi meminta tolong diuruskan hak karya ilmiah di IAIN Pontianak. Dosen IAIN Pontianak tidak sedikit dalam memiliki karya ilmiah, baik dalam bentuk artikel, maupun yang sudah diterbitkan bersekala scopus berstandar internasional.

Penulis: Abdullah
Editor: Aspari Ismail

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *